Pemerintah Kabupaten Karo terus berusaha untuk meyelesaikan lanjutan Huntap(Hunian Tetap), Huntara(Hunian Sementara) dan Lahan Pertanian bagi yang terkena dampak Gunung Sinabung, yang tentunya dalam hal ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dari itu, Rabu kemarin, 12 April 2017, pkl 09.00 wib, di Aula Kantor Bupati telah diadakan Runggu(Musyawarah) Pembahasan Rencana Tindak Lanjut Hasil Runggu II Kabupaten Karo di Aula Kantor Bupati Kabupaten karo.

Plt Sekda Kabupaten Karo, Jernih Tarigan SH mengatakan, perlu secepatnya penyelesaian Relokasi Huntap, Huntara dan Lahan Pertanaian bagi warga yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung(sesuai ketentuan), tanpa perlu rasa takut untuk menyelesaikannya sepanjang itu sesuai aturan.

Kadis BPBD(Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Drs Martin Sitepu mengatakan, perlunya kontribusi dan masukan dari setiap SKPD(Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta Muspida(Musyawarah Pimpinan Daerah)  serta penjelasan yang akurat kepada warga yang terkena dampak untuk mencapai hasil, bukan “DEMO” yang hanya memperkeruh suasana.

Hasil Pokja(Kelompok Kerja) 1,2,3,4 dan 5 akan segera disampaikan ke Kantor Staff Kepresidenan di Jakarta, demikian kata Asisten 1, Drs Suang Karo-karo. Tambahnya, untuk Pokja II, Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Teknologi Informatika dan Komputer bagi Warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabuaten Karo, sebagai penanggungjawab utamanya adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo.  

Hadir beberapa warga terkena dampak, satu orang Pendeta GBKP(Gereja Batak Karo Protestan) dan Kepala Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Runggu diakhiri pkl 17.30 Wib. Demikian

 

Sumber: Amor, SIP

 

 

Tanggal hari ini:
Dikelola oleh:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo
Jalan Djamin Ginting Nomor 17 Kabanjahe Sumatera Utara