Dengan memperhatikan Visi, Misi dan langkah-langkah strategi pembangunan Daerah Kabupaten Karo periode Tahun 2006 -2010 maka salah satu arah kebijakan pembangunan Kabupaten Karo yang perlu disusun ialah kebijakan peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat kabupaten karo. Secara umum indikator yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduk ialah: jumlah penduduk miskin, persentase tingkat kesakitan, angka harapan hidup, total fertility rate (TFR), infant mortality rate (IMR), IPM  dan tingkat melek huruf. Besaran-besaran daripada indikator-indikator dimaksud untuk Kabupaten Karo dalam kurun waktu 5 tahun terakhir  ini ialah seperti diperlihatkan pada Tabel 1.

 

Tabel 1 :Indikator Makro kependudukan Kab. Karo Tahun 2001-2006

 

No

Indikator

T  A  H  U 

2001

2002

2003

2004

2005

2006

1.

Jumlah Penduduk (Ribu Jiwa)

287.857

299.149

311.012

312.300

316.207

342.555

2.

Persentase Penduduk Miskin (%)

-

24,66

23,89

22,00

21,32

20,96

3.

Persentase Tkt Kesakitan (%)

41,12

46,34

46,54

56,41

16,1

15,3

4.

Angka Harapan Hidup (Thn)

72,9

72,4

72,8

70,7

71,7

72,8

5.

Total Fertility Rate (TFR)

(Rata-rata Kelahiran PUS)

2,62

 

2,66

 

2,61

 

2,28

 

2,41

 

2,25

 

6.

Infant Mortality Rate (IMR)

(Per 1.000 Kelahiran Hidup)

21,0

 

21,0

 

19,0

 

18,6

 

16,6

 

16,21

 

7.

IPM

70,8

70,9

71,9

72,3

73,5

74

8.

Tingkat Melek Huruf (%)

96,6

95,3

97,6

96,6

97,2

98,1

 

 

Sasaran yang ingin dicapai dalam sektor pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Karo periode tahun 2006-2010 ialah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan SDM ibu rumah tangga melalui pendidikan, pelatihan, lokakarya, dan sosialisai tentang tata cara meningkatkan kecerdasan anak  terutama pada phase mulai dari kandungan hingga umur lima tahun;
  2. Memberikan pelayanan dasar kesehatan dan pengentasan gizi buruk secara maksimal;
  3. Pembekalan masyarakat untuk mampu membuat kehidupan keluarga sejahtera melalui program keluarga kecil, sehat dan bahagia;
  4. Menyelenggarakan program wajib belajar 9 tahun;
  5. Membuka akses bagi seluruh masyrakat karo terhadap pelayanan kesehatan yang baik dan terjangkau, yakni melalui program ansuransi kesehatan;
  6. Meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru serta pemerataan guru di seluruh wilayah Kabupaten Karo;
  7. Menjalin kerjasama dengan dunia pendidikan dalam maupun luar negeri guna membuka akses beasiswa dan pendidikan bagi putra-putri karo yang berprestasi; dan
  8. Menjalin kerjasama dengan dunia swasta dalam penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan guna mendidik pemuda/I karo menjdi asset pembangunan.
 

 

Besaran indicator penduduk Kabupaten Karo yang ingin dicapai hingga tahun 2010 mendatang ialah sebagai berikut:

  1. Jumlah penduduk Kabupaten Karo pada tahun 2010 adalah 352.554 jiwa;
  2. Jumlah keluarga miskin adalah  35.255 jiwa (10%);
  3. Persentase tingkat kesakitan = 10,5 %;
  4. Angka harapan hidup adalah 76 tahun;
  5. Total fertility rate (TFR) = 1,5;
  6. Infant mortality rate (IMR) adalah 15 per 1000 kelahiran;
  7. Index pembangunan manusia (IPM) = 72,5; dan
  8. Tingkat melek huruf ialah  98,00 %.
Tanggal hari ini:
Dikelola oleh:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo
Jalan Djamin Ginting Nomor 17 Kabanjahe Sumatera Utara